Review Valiant Hearts: The Great War – Kisah Tentang Manusia

Monday, July 21, 2014

Review Valiant Hearts: The Great War – Kisah Tentang Manusia
Sepuluh tahun terakhir ini, industri game sudah digempur oleh ratusan game bertemakan perang. Banyak dari game tersebut hanya menunjukkan perang sebagai parade penuh ledakan dan aksi adrenalin yang seru. Efek samping dari kebanyakan game tersebut adalah semakin kecilnya kesadaran generasi muda akan kelamnya suasana di medan perang. Tapi hal itu tidak berlaku untuk Valiant Hearts, karena game yang satu ini dijamin akan menjadi tendangan besar kepada pemainnya untuk menyadari brutalnya peperangan.
Valiant Hearts | Animation
Valiant Hearts: The Great War merupakan game 2D puzzle platformer buatan Ubisoft. Sama sepertigame Ubisoft lainnya yaitu Child of Light atau Rayman LegendsValiant Hearts juga dikembangkan menggunakan UbiArt Framework dan bisa dibilang merupakan “game indie” buatan perusahaan raksasa ini. Saya menyebut Valiant Hearts sebagai semacam game indie karena memang game ini tidak dikerjakan oleh ratusan orang seperti game Ubisoft lainnya, dan memiliki tema, gameplay,dan gaya grafis yang sangat unik layaknya berbagai game yang dikerjakan developer indie.

Valiant Hearts memiliki latar belakang Perang Dunia I yang memang jarang sekali dibahas di video game. Melalui game ini Ubisoft betul-betul memberikan pelajaran sejarah tentang Perang Dunia I kepada pemainnya. Lalu apakah fungsi sebagai media belajar sejarah merupakan satu-satunya kelebihan yang dimiliki Valiant Hearts? Cek saja langsung review berikut ini.


Valiant Hearts | Screenshot (7)

Darah Itu Merah Jendral
Di saat game seperti Call of Duty atau Battlefield nampak seperti sangat mengagung-agungkan perang, Valiant Hearts akan menunjukkan kamu tentang hal-hal mengerikan yang harus dihadapi oleh korban perang, baik korban sipil maupun tentara yang terlibat langsung di medan perang.Game ini merupakan game yang lebih menitik beratkan sisi naratif daripada gameplay.
Dalam Valiant Hearts, kamu akan disajikan cerita dari empat sudut pandang yang berbeda. Empat karakter yang bisa dimainkan itu antara lain adalah:
  • Emile, seorang petani tua asal Perancis yang terpaksa ikut wajib militer di Perang Dunia I.
  • Karl, menantu Emile yang merupakan warga negara Jerman dan terpaksa ikut wajib militer Jerman dan harus melawan mertuanya karena Jerman merupakan musuh utama Perancis di Perang Dunia I.
  • Freddie, relawan dari Amerika Serikat yang ikut berperang sebagai bagian dari pasukan Inggris.
  • Anna, seorang perawat dari Belgia yang ikut terjun ke medan perang menyembuhkan para korban tidak peduli dari pasukan apapun korban itu.
Keempat karakter ini bisa kamu kendalikan dengan urutan yang sudah ditentukan oleh game.Sering kali karaktermu akan ditemani dengan sesosok anjing yang akan sangat membantu saat menyelesaikan puzzle dalam game, sekaligus menambahkan kelebihan tersendiri untuk kualitas naratif Valiant Hearts.
Valiant Hearts | Screenshot (3)
Melalui sudut pandang empat orang di atas, kita tidak hanya disajikan dengan cerita yang dijamin akan membuka mata tentang kelamnya medan perang, tapi juga cerita-cerita positif seperti tentang terbentuknya persahabatan di tengah kekacauan tidak peduli perbedaan yang dimiliki. Yang jelas kamu tidak perlu khawatir dengan kualitas cerita yang dimiliki Valiant Hearts karenagame ini dijamin akan memainkan perasaan kamu layaknya Telltale memainkan perasaanmu melalui game mereka.
Satu hal yang menurut saya sangat spesial dari cara Valiant Hearts menyampaikan cerita adalah dialog yang dilakukan antara setiap karakter. Percakapan-percakapan yang dilakukan oleh tiap karakter disampaikan secara non-verbal dengan balon-balon kata, layaknya percakapan yang biasa dilakukan di komik Eropa.
Valiant Hearts | Screenshot (2)
Valiant Hearts | Character (3)Setiap kali karakter berinteraksi dengan karakter lainnya, mereka akan menggumamkan kata-kata secara tidak jelas dalam bahasa mereka masing-masing (Emile dalam bahasa Perancis, Freddie bahasa Inggris, Karl bahasa Jerman) ditemani dengan balon kata yang menggambarkan objek yang tengah mereka bicarakan. Hal ini memberikan sedikit nuansa lucu dalam game sekaligus kelebihan tersendiri yang saya cukup bingung bagaimana mendeskripsikannya.
Valiant Hearts | Character (1)Kualitas cerita yang tinggi dengan pesan-pesan moral yang positif, empat sudut pandang bervariasi dengan masing-masing tokoh memiliki peran unik, serta cara penyampaian dialog yang sangat menarik betul-betul membuat Valiant Hearts menjadi sebuah pengalaman naratif yang tidak boleh dilewatkan.
Valiant Hearts | Screenshot (11)


Puzzle dan Aksi Yang Tidak Wah Namun Menyenangkan

Valiant Hearts | Screenshot (14)Kalau ditanya soal gameplay dari Valiant Hearts, saya cukup bingung untuk menjelaskannya. Pada dasarnya game ini adalah sebuah puzzle platformer dengan berbagai variasi gameplay. Terkadanggame ini akan menyuruh kamu untuk menyelesaikan puzzle simpel yang solusinya tersebar di lingkunganmu, di saat lain game ini akan menyuruh kamu untuk melakukan aksi stealth agar tidak ditemukan musuh, lalu beberapa poin dalam game juga akan membawa kamu dalam aksi mengendarai tank sambil menembaki lawan dan penghalang jalan, dan terkadang juga kamu akan dihadapi dengan aksi penuh adrenalin yang memaksa kamu untuk berlari menghindari rudal dan peluru yang menyerang.
Kalau dinilai dari desainnya, bisa dibilang gameplay dari Valiant Hearts sangatlah standar dan kurang menarik. Meskipun begitu, entah kenapa saya tidak bisa mengatakan bahwa gameplay darigame ini jelek. Saya tetap bisa menikmati gameplay dari Valiant Hearts meskipun saya tahu bahwagameplay dari game ini tidaklah begitu bagus. Mungkin kamu akan bingung membaca penjelasan saya, tapi untuk urusan gameplay saya rasa kamu betul-betul harus mencoba sendiri Valiant Hearts untuk bisa menentukan pendapat yang cocok tentang kualitasnya.
Namun, ada satu bagian dari gameplay yang menurut saya patut diacungi jempol, dan bagian tersebut adalah segmen kebut-kebutan dengan mobil yang akan kamu temui di beberapa poin dalam game. Sebetulnya bagian ini juga tidak terlalu spesial dari segi teknik permainan, namun Ubisoft dengan cerdiknya berhasil memadukan gameplay dari segmen ini dengan alunan musik klasik yang mengiri dengan sangat amat sempurna. Sehingga dijamin bagian kebut-kebutan akan bisa membuat kamu tersenyum sendiri saat memainkannya. Untuk melihat contoh keseruan bagian ini, cek saja video review kami yang bisa kamu temukan di bagian akhir artikel.

Valiant Hearts | Screenshot (8)

Kualitas Presentasi Papan Atas, Keunggulan UbiArt Framework

Valiant Hearts | Screenshot (13)Kalau bicara soal kualitas audio dan visual dari Valiant Hearts, kamu tidak bisa memandang gameini sebelah mata, karena sama seperti game UbiArt Framework lainnya (seri Rayman dan Child of Light), kamu akan betul-betul dimanjakan dengan kualitas grafis yang unik, menarik, dan cukup fenomenal.
Seperti yang sempat saya singgung di atas, Valiant Hearts memiliki gaya gambar yang cukup mengingatkan saya akan komik-komik asal Eropa. Terkadang untuk menggambarkan event dalamgame, kamu juga akan melihat panel-panel komik yang betul-betul membuat kualitas presentasigame ini semakin wah saja. Komunikasi non-verbal yang ada di game juga jelas menambahkan kesan unik lebih untuk Valiant Hearts.
Jika kamu merasa segmen review yang ini cukup mirip dengan segmen pembahasan naratif di atas, itu disebabkan karena melalui Valiant Hearts Ubisoft betul-betul sukses menyampaikan cerita dengan menggunakan kemampuan dan gaya visual yang ada di game.
Meskipun begitu, terkadang game ini juga menampilkan grafis yang nampak pecah-pecah saat mengalami efek zoom in. Memang hal ini tidak akan mengganggu jalannya permainan, tapi menurut saya sendiri efek pecah-pecah seperti ini jadi memberikan kesan murahan pada beberapa bagian dalam game.
Valiant Hearts | Character (2)
Terakhir adalah mengenai musik dalam game. Selain bagian kebut-kebutan yang memadukangameplay dan musik dengan cukup sempurna, musik dalam Valiant Hearts secara keseluruhan memang patut diacungi jempol. Game ini banyak memanfaatkan musik klasik dari komposer seperti Mozart atau Modest Mussorgsky. Sayangnya dari informasi yang saya dapat, game ini tidak menggunakan soundtrack buatan sendiri, jadi akan cukup sulit untuk mendapatkan kumpulan OST Valiant Hearts karena Ubisoft sendiri tidak punya hak akan musik-musik dalam game.

Valiant Hearts | Screenshot (10)

Verdict: Game Perang Yang Betul-Betul Kita Butuhkan

Valiant Hearts: The Great War mungkin bukanlah sebuah game dengan gameplay yang berkesan. Kata menyenangkan pun jelas tidak akan saya gunakan untuk mendeskripsikan sebagian besar darigameplay game ini. Namun jika dilihat secara keseluruhan, pengalaman yang akan kamu rasakan melalui Valiant Hearts bukanlah sebuah pengalaman yang akan kamu temukan di banyak gamelain.
Valiant Hearts | Screenshot (9)
Mulai dari fakta-fakta yang dapat kamu temukan tentang Perang Dunia I, sampai ke kisah fiksi tentang manusia dan perang yang diusung game ini, semuanya merupakan paket pengalaman yang luar biasa. Jika kamu merasa bosan atau muak dengan banyak game bertemakan perang yang ada beberapa tahun terakhir, saran saya mainkan lah game ini, karena tema perang yang diusung olehValiant Hearts dijamin tidak sama dengan tema perang di kebanyakan game lainnya.
Valiant Hearts: The Great War dirilis pada 25 Juni 2014 untuk PC, PS3, PS4, Xbox 360, dan Xbox One.
Official Website (PC, PS3, PS4, Xbox 360, dan Xbox One): Valiant Hearts: The Great War, $14,99 (sekitar Rp 180.000)
PlayStation Store (Asia): Valiant Hearts: The Great War, Rp 140.000