Sempu Island: Beach In The Island Off The Coast

Tuesday, July 29, 2014

   Sempu adalah pulau dilepas pantai yang didalamnya terdapat pantai, ngerti ya? Kalo ngga ngerti ntar datang aja sendiri, hahaaha. Jadi kalo mau kesini kita harus berangkat mulai malam dari Malang ke pantai Senda Biru sekitar 4 jam terus nyampenya subuh, parkir mobil di Senda Biru, terus baru naik kapal ke Pulau Sempu sekitar 30 menitan, nyampe di Sempu kita bakal ngelewatin hutan yang rada-rada becek sekitar 2 jam, baru nyampe ke pantainya.

   Ini merupakan perjalanan pertamaku dengan abang-abang asrama, tepat sebelum masuk asrama UIN. Masuk asrama tanggal 15 dan aku kesana tanggal 14, jadi istilahnya udah kaya perpisahan gitu lah (macem jaoh kali lah asramanya, padahal jalan 10 menit nyampe :D), dan disini aku kenal sama banyak abang-abangnya yang udah lama di Malang, bahkan sampe abang yang S2 pun ada yang ikut, padahal biasanya dia ngga pernah ikutan.

   Awalnya kami ngumpul uang 100/orang untuk sewa mobil, nasi, beli ikan, ongkos nyeberang ke pulau dan sebagainya. Kami berangkat dari malang sekitar jam 11 malam dengan 3 mobil (kalo ngga salah) dengan sekitar 15 orang yang ikut. Dan 3 orang lagi udah duluan kesana karena ingin menginap, sedang kami ber-15 hanya untuk perjalanan seharian tanpa inap.

   Dalam perjalanan ada satu hal yang baru aku tau, ‘dimobil kami ngga ada yang tau jalan’ dan kalo dipikir-pikir kayanya gawat juga. Tapi karena banyak yang punya smartphone jadi semua terasa gampang, tentunya kami pake google maps. Jadi fungsi google itu ngga hanya waktu ngerjain tugas aja tapi bisa juga buat nyari jalan ke sempu :D.


   Subuhnya pas udah nyampe kami parkir mobil dan sebelum berangkat kami memutuskan untuk membeli ikan segar disekitar pantai, setelah itu ikan dibersihkan dan dimasukkan ke plastik untuk kemudian dibawa ke atas kapal.

   Kami menyewa 2 kapal untuk 15 orang dan Alhamdulillah muat, ini nih suasana dikapal



   Terus diturunin dilaut yang dangkal dan penuh lumpur dan harus berjalan lagi menyusuri lumpur hingga sampai dipinggir pulau. Dari sinilah kami mulai memasuki hutan yang tanahnya becek dan sangat licin sampe beberapa malah sempat jatuh karena saking licinnya.


   Perjalanan dalam hutan memakan waktu hingga 2 jam sampai akhirnya kami sampai di ‘pantai dalam pulau pinggir pantai’ :D. sesampainya disana kita dapat melihat pengunjung lain yang sudah sampai duluan dan penampakannya aneh-aneh, mulai dari yang bergaya punk dan lainnya. Ini contoh penampakannya


   Banyak kegiatan yang bisa dilakukan, sebagian dari kami bermain bola dan kadang membantu membakar ikan untuk makan siang dan kelihatannya akan menjadi santapan yang lezat setelah lelah mengelilingi pantai.


   Di pantai sendiri terdapat banyak tempat yang bisa dikunjungi, seperti lubang batu karang yang bisa memperlihatkan laut lepas yang ganas, ada juga bukit karang yang menurutku lebih mirip bukit ‘Gorilla’ karena dari kejauhan terlihat seperti gorilla raksasa, beberapa temanku memberanikan diri untuk naik lebih tinggi hingga kepala gorilla dititik dimana kita dapat melihat seluruh isi pantai dari atas dan pemandangannya sangat erotis tentunya.
dibelakangnya ada bukit gorilla.

pemandangan dari atas.


bola bisa jadi pilihan


bareng bule diatas bukit.





   Setelah istirahat dan akan kembali pulang ke Malang kami berfoto bareng sebagai bukti bahwa kami pernah keSINI :D